Perkembangan Vaksin Sinovac Terkait Keefektifannya

By | December 25, 2020

Perkembangan Vaksin Sinovac Terkait Keefektifannya

Perkembangan Vaksin Sinovac Terkait Keefektifannya

Vaksin Sinovac- Awal bulan Desember membawa kabar baik untuk dunia. Dimana di penghujung akhir November ini terdapat kabar dari pihak pengembang vaksin corona di seluruh dunia. Kabarnya telah ditemukan vaksin yang nantinya bisa efektif digunakan untuk pengobatan virus corona ini.

Vaksin ini dibuat oleh Pfizer, Moderna, dan Sputnik V. Mereka yang mengklaim bahwa vaksin yang baru ditemukan itu memiliki efektivitas lebih dari 90%. Kabar ini juga mengejutkan semua warga dunia. Lalu, bagaimana kabar dari pengembang vaksin corona Sinovac yang katanya uji klinisnya sedang berlangsung di Bandung?

Indonesia juga tidak diam saja, ternyata negara kita Indonesia sedang melangsungkan uji klinis untuk keefektifan vaksin corona buatan Sinovac Biotech, China. Kabarnya pihak China (Sinovac Biotech) ini bekerja sama dengan PT. Bio Farma yang saat ini sudah memasuki fase ketiga. Bagaimana perkembangannya sekarang? Simak terus ulasan berikut, ya!

Efektivitas vaksin sinovac ini belum bisa dipastikan bahwa vaksin ini benar-benar aman digunakan untuk mengatasi merajalelanya virus corona ini. Oleh karena itu, tahapan pengujian klinis tetap berjalan sampai adanya hasil keputusan bahwa vaksin sinovac buatan mereka benar-benar bisa digunakan.

Pengujian vaksin ini dilakukan oleh Tim Peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bandung. Akan tetapi, pihak peneliti belum bisa mengklaim apa-apa terkait keefektifan vaksin tersebut. Hal ini sudah dijelaskan bahwa uji klinis keefektifan vaksin ini masih berada di fase ketiga dan masih banyak efek samping yang timbul ketika diamati.

Mengutip dari data berita Kompas (20/11), terbilang bahwa sebanyak 1.620 relawan telah menerima suntikan pertama dan sebanyak 1.603 relawan telah menerima suntikan kedua. Suntikan kedua ini terjadi selama 14 hari sejak penyuntikan pertama selesai.

Tak hanya itu, Prof. Dr. Hindra Irawan Satari selaku Ketua Komnas Komite Nasional Pengkajian Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), menyatakan bahwa perkembangan uji klinis pada fase ketiga vaksin corona sinovac ini hasilnya baik. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers terkait perkembangan uji klinis vaksin corona pada hari Kamis (19/11) lalu.

Prof. Dr. Hindra sendiri juga mengatakan bahwa dari 1600 relawan yang telah di vaksin itu tidak mengalami efek samping yang sifatnya sangat berat (serius). Namun, Hindra sendiri juga mengatakan kalau vaksin ini belum bisa digunakan secara langsung, karena uji klinisnya belum selesai dan masih banyak hal yang perlu dipertimbangkan lagi agar benar-benar maksimal hasilnya.

Pemantauan Efek Samping vaksin sinovac ini dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Dimana Kepala BPOM ini mengatakan bahwa pemantauan uji klinis vaksin ini akan terus dilakukan, satu bulan setelah vaksin dosis kedua disuntikkan. Sehingga artikel ini menuliskan bahwa terkait hasil analisa dari awal hingga akhir masih terpantau aman.

Akan tetapi, Penny menegaskan bahwa BPOM akan terus berlanjut dalam pemantauan terkait efek samping yang nantinya timbul karena vaksin ini, hingga dalam waktu 3-6 bulan ke depan. Pengawasan ini bertujuan untuk memastikan guna vaksin tersebut layak pakai dan digunakan seluruh masyarakat dengan aman nantinya.

Tak hanya melakukan pengawasan saja, pihak BPOM juga masih menunggu data khasiat dan data lainnya untuk bisa segera memberikan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Of Authorization (EUA).

Data analisa yang baik nantinya didapatkan dari inspeksi BPOM dengan Bio Farma bersama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI), agar sekaligus bisa melihat aspek keefektifan dan kehalalannya.

Halodoc adalah aplikasi yang menghubungkan praktisi kesehatan, seperti dokter, apotek, dan laboratorium langsung ke tangan pasien. HaloDoc menyediakan fitur konsultasi medis melalui video call (teleconsultation), pembelian obat melalui Apotik Antar (Apotik Berbasis Layanan Online), serta pemeriksaan lab secara on-demand.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *